Nama: Ibu Eneng Yani
Umur: 40 tahun
Pekerjaan: Ibu Rumah
Tangga
Asal: Cicurug,
Sukabumi
Tempat Wawancara:
Taman Topi
Ibu Eneng Yani
adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak laki-laki, ia sudah
menjadi seorang janda semenjak kelahiran anaknya yang ke-2. Suami nya meninggal
karena sakit, dan sekarang Ibu Yani tinggal bersama dengan ibu dan saudara
kandungnya. Pertemuan saya berawal ketika saya mengunjungi Taman Topi, Ibu Yani
terlihat sedang duduk di tikar dengan peralatan pikniknya menunggu anaknya
bermain-main dengan temannya. Setelah saya mendekati ibu Yani, berikut
merupakan hasil wawancara saya dengan beliau.
Ketika saya
menanyakan kegiatan yang dilakukan oleh Ibu Yani, ia menjawab,
“Ini kan lagi nemenin anak-anak dari sekolahan, dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) semua, karena untuk anak-anak biar refreshing, ini kan hari olahraga, makanya ibu gurunya ngajakin udah kita naik kereta yuk!, anak-anak kan belum pernah naik kereta, yaudah kita naik kereta aja kesini.”
“Ini kan lagi nemenin anak-anak dari sekolahan, dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) semua, karena untuk anak-anak biar refreshing, ini kan hari olahraga, makanya ibu gurunya ngajakin udah kita naik kereta yuk!, anak-anak kan belum pernah naik kereta, yaudah kita naik kereta aja kesini.”
Ibu Yani
mengaku baru pertama kali mengunjungi kota bogor, alasannya adalah ingin ke
kota.
“ya kan kita dari kampung, hehehe jadi dari kampung pingin ke kota, kan kalo sabtu minggu biasanya rame, jadi kita pilih nya hari biasa biar sepi, hari-hari sekolah, ini juga instruksi dari kepala sekolah biar anak-anak refreshing tapi sepulang sekolah.” Jelas ibu Yani.
“ya kan kita dari kampung, hehehe jadi dari kampung pingin ke kota, kan kalo sabtu minggu biasanya rame, jadi kita pilih nya hari biasa biar sepi, hari-hari sekolah, ini juga instruksi dari kepala sekolah biar anak-anak refreshing tapi sepulang sekolah.” Jelas ibu Yani.
Alasan ibu
Yani memilih Taman Topi sebagai tempat waktu luang nya adalah karena aksesnya
yang tidak rumit, melainkan hanya naik kereta saja. Sedangkan ketika
dibandingkan dengan kebun raya bogor, ibu Yani menjawab bahwa belum pernah
mengunjungi, karena alasan macet.
“Ibu guru sih bilang kebun raya bagus, tapi aksesnya macet, mendingan naik kereta, anak-anak juga seneng kan ya naik kereta, PP (pulang-pergi) aja, kalo naik kereta kan ga macet dan cepet, pulang nya naik kereta lagi nanti jam 5, makanya nunggu jam 5 nih hehehe”.
“Ibu guru sih bilang kebun raya bagus, tapi aksesnya macet, mendingan naik kereta, anak-anak juga seneng kan ya naik kereta, PP (pulang-pergi) aja, kalo naik kereta kan ga macet dan cepet, pulang nya naik kereta lagi nanti jam 5, makanya nunggu jam 5 nih hehehe”.
“Senengnya
kalo di Bogor tuh banyak mainan, mainan apa aja ada. Pengen refreshing aja,
pengen tau kalo lihat kota tuh gimana sih,
jadi kalo kesini ya ngeliat sesuatu yang aneh ya, kan beda ya kayak di
kampung, jadi aneh”. Jelas ibu Yani ketika saya menanyakan mengapa menghabiskan
waktu luangnya di Bogor.
Menurut ibu
Yani waktu luang adalah ketika ia bisa menemani anak-anak nya jalan-jalan.
Karena ibu Yani hampir menghabiskan seluruh waktunya untuk anaknya. Ibu Yani
mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi mengenai tempat-tempat wisata dari
tetangga dan kerabat yang sudah mengetahui tempat-tempat wisata.
Pict: Ibu Yani sedang bersantai menunggu anaknya


No comments:
Post a Comment